Nabi Adam as sebagai manusia pertama?

Manusia muncul di muka bumi belumlah terlalu lama. Tetapi kapan manusia itu muncul, siapa dan dimana mereka yang pertama kali menghuni bumi ini, masih sering diperdebatkan banyak orang.

Kebanyakan orang setuju bahwa manusia yang pertama kali diciptakan dan muncul dipermukaan bumi ini adalah Adam as. Dengan demikian dia adalah nenek moyang seluruh umat manusia (H.sapiens) dibumi ini. Tetapi apakah memang benar begitu?

Dalam surat Al Baqarah ayat 30 disebutkan Allah swt akan mengangkat seorang khalifah (pengganti) dimuka bumi yaitu Adam as. Berarti Adam as adalah pengganti dari orang atau mahluk sebelumnya (Tafsir Al Azhar). Siapakah mereka itu?

Didalam Al Quran, ada informasi mengenai siapa penghuni bumi sebelum Adam as yaitu terdapat di surat Al Hijr ayat 27. Mereka adalah para jin yang diciptakan dari api, sedangkan Adam as pada ayat selanjutnya diciptakan dari tanah liat. Proses penciptaan Adam as seperti penciptaan Isa as (Ali Imran ayat 59). Artinya tidak melalui proses perkawinan tetapi melalui penciptaan yang khusus.

Tetapi ada juga yang berpendapat bahwa sebelum Adam sudah ada manusia yang menghuni bumi ini, misalnya yang diutarakan oleh para Imam Syiah imamiah (Tafsir Al Azhar).

Dari dunia paleo-antropologi, diperoleh banyak keterangan tentang temuan fosil-fosil manusia yang berumur puluhan bahkan ratusan ribu tahun. Apakah mereka itu yang dimaksud sebagai umat manusia sebelum Adam as?

Masalah lainnya, kita tidak tahu kapan dan dimana Adam as menghuni bumi ini?

Dalam surat Al Maaidah ayat 27-31 ada diceritakan perihal 2 anak Adam as yang mana berdasarkan kitab Perjanjian Lama mereka adalah Kahin (Qabil) dan Habil (Tafsir Al Azhar). Habil mati dibunuh oleh Qabil karena merasa sakit karena hasil kerjanya tidak mendapat penghargaan dari Tuhan karena Qabil tidak bertaqwa kepada Allah swt (Al Maaidah ayat 27-31). Diduga mereka berdua bekerja sebagai penggembala dan petani.

Seperti kita ketahui, budaya pertanian yang tertua dijumpai  di kawasan Timur tengah. Jika hal ini benar maka mungkinkah tempat asal-muasal manusia itu adalah kawasan Timur tengah?

Temuan rangka mns dr Abu Dhabi, UEA
[16nov12J vbm] Rangka mns tertua telah ditemukan di Marawah, Abu Dhabi awal th 2004 oleh tim ADIAS (Abu Dhabi Islands Archaeological Survey) yg dipimpin oleh Dr.Mark Beech. Rangka tsb ditemukan di situs Neolitik MR11 di bwh lempengan batu. Marawah adl suatu pulau dg dimensi 13km (timur-barat) & 5.5km (utara-selatan), terletak lk 100km sebelah barat Abu Dhabi.

Rangka mns tsb kondisinya hampir hancur shg sulit unt ditentukan jenderx dsb. Ttp dengan penelitian DNA yg dilakukan oleh Laboratorium Ilmu Forensik di Abu Dhabi& arkeologo dr ADIAS misteri rengka mns tsb mulai terkuak yi jenderx lelaki betrumur ant 20-40th & berdasarkan radiokarbon lelaki tsb hidup pd sekitar 7500 thyl (BP) & dianggap sbg temuan rangka mns tertua dr kawasan UEA.

________________________________
[2sept12M vbm]
Salah satu keterangan ttg penciptaan nabi Adam as terdapat pd surat Al Baqoroh (2) ayat 30 yaitu:

“~~Ssgnya Aku hendak menjadikan seorang khalifah (khaliifatan) dimuka bumi.”Mengapa Engkau hendak menjadikan khalifah dibumi itu org yg akan membuat kerusakan padanya dan menumpahkan darah, padahal kami senantiasa bertasbih dg memuji Engkau dan mensucikan Engkau?” Tuhan berfirman: “Ssgnya Aku mengetahui apa yg tdk kamu ketahui

Pertanyaan: APAKAH NABI ADAM AS DIAYAT TSB DI ATAS ADL NABI ADAM BPK DARI NABI2 SELANJUTNYA?

Umat Adam as adalah umat yang mempunyai kelebihan dibandingkan umat lainx pd masax, demikian juga umat Nuh as, Ibrahim & Imran as spt yg diungkapkan dlm surat Ali Imran (3) ayat 33-34 sbb:

Ssgnya Allah telah memlih Adam, Nuh, keluarga Ibrahim dan keluarga Imran melebihi segala umat dimasa mrk masing2x, sebagai satu keturunan yg sebagiannya keturunan dari yg lain ~~~~”

Pertanyaan: APAKAH JEJAK KETURUNAN ADAM AS & UMAT YG SEMASA DGX SDH PERNAH DIKETEMUKAN? DMN MRK BERADA, APAKAH DI ASIA? DMN PST PERADABAN YG TERTUA?

Proses penciptaan nabi Adam as adalah spt proses penciptaan nabi Isa as.Keterangan ini terdpt pd surat Ali Imran (3) ayat 59 sbb:
Ssgnya misal penciptaan Isa disisi Allah adl spt penciptaan Adam. Allah menciptakan Adam dari tanah, kmd Allah berfirman kpdnya: jadilah seorg mns, maka jadilah dia

Nabi Isa as diciptakan tanpa melaui proses perkawinan (tanpa adax bapak) sedangkan Adam as diciptakan dari tanah hitam spt yg dijelaskan pd surat Al Hijr (15) ayat 26 sbb:
Dan ssgnya Kami telah menciptakan mns (Adam) dari tanah liat kering yg berasal dari lumpur hitam yg diberi bentuk
[][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][][]
[16mar14M vbm; 22sept03Sn] DASAR PEMIKIRAN: asal-usul manusia di Indonesia
Mengenai sejarah perkembangan manusia di Asia tenggara ini, ada dua pendapat yang mencoba menjelaskannya. Pendapat (atau boleh juga disebut hipotesa) pertama adalah “replacement” dan pendapat/hipotesa kedua adalah “local evolution”.

Hipotesa “replacement’ menjelaskan bahwa di kawasan Asia tenggara pada masa kl 2000-4000 tahun yl mulai didatangi manusia-manusia dari benua Asia (timur) yaitu ras Mongoloid dan mereka ini kemudian bercampur-baur dengan penduduk asli yaitu ras Australoid yang hidup pada masa itu. Hasil percampuran ini melahirkan manusia yang hidup sekarang di Asia tenggara khususnya di wilayah Indonesia barat dan sekitarnya.

Dengan masuknya manusia dengan ras Mongolid ini maka lambat-laun ras Australoid terdesak ke wilayah Indonesia timur dan Australia. Dan sisa penduduk asli ras Australoid di kawasan Indonesia barat dan sekitarnya dijumpai di Semenanjung Malaysia dan Philipina saja yaitu orang-orang Negrito.

Hipotesa “local evolusion” mengatakan bahwa manusia-manusia yang hidup di kawasan Asia tenggara dan Australia berasal dari satu nenek moyang yaitu Proto-Australoid, hidup pada masa kl 20-30 ribu tahun yl atau Plestosen akhir. Melalui serangkaian proses adaptasi terhadap perubahan-perubahan alam, pertambahan populasi dll maka munculah berbagai tipe/variasi manusia di kawasan Asia tenggara dan sekitarnya.

Dalam tulisan ini akan dikemukakan secara ringkas beberapa pendapat dari para penyokong hipotesa yang kedua (local evolution) mengenai sejarah perkembangan manusia di Asia tenggara.

Manusia di Indonesia pada masa sekarang
Indonesia termasuk kedalam kawasan Asia tenggara yang merupakan suatu kawasan yang luas antaralain meliputi semua pulau di Indonesia, Malaysia dan juga Philipina.

Penduduk di kawasan ini dapat dibagi menjadi dua fenotipe atau ras yaitu fenotipe Mongoloid (tepatnya Mongoloid selatan untuk membedakannya dengan Mongoloid utara) dan fenotipe Australoid (Australo-Melanesia).

Berdasarkan geografi, manusia-manusia tipe Mongoloid selatan (ada yang menyebutnya sebagai tipe Sunda) menempati bekas kawasan paparan Sunda yang antaralain meliputi Sumatra, Semenanjung Malaysia, Jawa dan Kalimantan atau (sementara ada orang lain ada yang mengatakan) di pulau-pulau yang berada disebelah garis Wallacea. Dan manusia-manusia Australoid (disebut juga tipe Sahul) menempati bekas kawasan paparan Sahul yang meliputi pulau-pulau di wilayah Indonesia timur dan Australia atau disebelah timur dari garis Weber.

Menurut salah satu pendapat yang mengatakan: dilihat dari bentuk morfologi tengkoraknya, ada 2 tipe manusia di Indonesia yaitu tipe Sunda dan Sahul. Tipe yang pertama diwakili oleh tengkorak orang-orang Jawa dan Cina sedangkan tipe kedua diwakili oleh tengkorak orang-orang Papua (Melanesia) dan Australia aborigin.

Dalam pengertian yang lebih umum, tipe Sunda disamakan dengan ras Mongoloid dan tipe Sahul dengan ras Australoid atau Australo-Melanesia.

Pada tipe Sunda perbedaan morfologi (bentuk) tengkorak antara lelaki dengan perempuan tidak begitu kuat (menyolok) sedangkan pada tipe Sahul perbedaan tersebut sangat tegas.

Beberapa perbedaan karakter morfologi tengkorak antara tipe Sunda dan Sahul dapat dilihat pada table di bawah:
xxxxxxxxxxxxxxx

Orang Negrito dan Dayak
Hal yang menarik, dikawasan bekas paparan Sunda ini dijumpai sekelompok manusia-manusia yang masih mengamalkan hidupnya dengan berburu di hutan. Mereka adalah orang-orang Negrito yang mendiami wilayah Semenanjung Malaysia dan Philipina dan orang-orang Dayak yang tersebar di Kalimantan.

Para pendukung hipotesa “replacement” mengatakan bahwa orang-orang Negrito ini (dan juga penduduk di wilayah Indonesia timur seperti Flores, Sumbawa dan Timor) termasuk kedalam ras Proto Melayu atau Proto Sunda (proto= kuno, tua) adalah keturunan dari ras Australoid yang hidup pada masa pada masa Plestosen akhir di paparan Sunda (disebut juga sebagai Proto-Australoid) dan (menurut pendukung hipotesa pertama) mereka mempunyai hubungan kekerabatan yang dekat dengan ras Australoid yang hidup di bekas paparan Sahul (Melanesia dan Australia aborigin) (Bellwood, 1985; Omoto, 1984).

Ada dua pendapat yang menerangkan asal-usul orang-orang Negrito ini yaitu merupakan hasil asimilasi atau percampuran antara para pendatang dari benua Asia (timur) yaitu ras Mongoloid dengan penduduk asli (local) yaitu ras Australoid. Proses migrasi dan percampuran ini terjadi antara 2000-4000 th yl. Pendapat ini dikenal sebagai hipotesa “replacement”. BGM ASAL-USUL RAS AUSTRALOID?

Pendapat yang kedua yang dikenal sebagai hipotesa “local evolution” mengatakan bahwa telah terjadi proses evolusi dari manusia-manusia yang hidup 20-30 ribu th yl di paparan Sunda.

Tetapi menurut pendapat lainnya (local evolution) yang mendasarkan pendapat mereka kepada pengamatan morfologi tengkorak, tidak ada kesamaan antara orang-orang Negrito dengan orang-orang Australoid yang hidup sekarang (Melanesia dan Australia aborigin), tetapi kemiripan tersebut justru terlihat antara orang-orang Negrito dengan orang Dayak dan orang-orang yang berasal dari kepulauan Nan Sei yang meliputi Okinawa, Amami dan Sakishima.

Lebih jauh lagi, mereka juga mempunyai kemiripan dengan manusia-manusia prehistori yang hidup pada masa Holosen (kl 10.000 tahun yl) misalnya manusia Jomon dari Jepang. Hal ini menandakan adanya hubungan kekerabatan yang dekat satu sama lainnya antara manusia Jomon dengan orang-orang Negrito, Dayak dan orang dari kepulauan Nan Sei

Sekarang timbul pertanyaan: Factor apa yang menyebabkan terjadinya perbedaan morfologi tengkorak antara orang-orang Negrito dengan orang-orang Melanesia dan Australia aborigin?
Siapa nenek moyang org Negrito & Aust aborigin? Siapakah Proto-Australoid itu?Kapan Proto-Australoid itu mulai menyebar ke kawasan paparan Sahul?

Untuk mejawab hal ini perlu dilihat hal-hal yang berlaku pada jaman Plestosen akhir hingga Holosen di kawasan Asia

Manusia prehistori
Dalam mempelajari sejarah perkembangan manusia di kawasan Asia dari sejak jaman akhir Plestosen hingga Holosen, bukti fosil yang sering dipakai oleh kebanyakan peneliti adalah fosil-fosil Homo sapiens sapiens (manusia modern) yang berasal dari Cina (Upper Cave & Liujiang), Indonesia (Wajak-1) dan Jepang (Minatogawa-1 & Jomon).

Walapun keantikan dari fosil-fosil tersebut terutamanya dari Cina (Upper Cave & Liujiang) tidak begitu jelas (tetapi untuk Minatogawa-1 dan Wajak keantikannya diperkirakan masing-masing 17.000 dan 6000 th yl), diperkirakan fosil-fosil tersebut merupakan bukti kehidupan jaman Plestosen akhir hingga awal Holosen.

Dari hasil kajian terhadap sejumlah fenomena (karakter) pada tulang tengkorak (termasuk tulang muka), diperoleh keterangan bahwa nenek moyang dari manusia Jomon adalah manusia yang hidup pada masa kl 17000 tahun yl yang diwakili oleh Minatogawa-1. Kemudian dari hasil kajian ini diperoleh gambaran bahwa adanya hubungan kekerabatan yang dekat antara Minatogawa-1 dengan Wajak, dibandingkan antara Minatogawa-1 dengan spesimen dari Cina (Upper Cave dan Liujiang).

Sekarang timbul pertanyaan apakah manusia-manusia prehistori ini (Minatogawa-1, Wajak dan Jomon) merupakan Proto-Australoid yang merupakan nenek moyang orang-orang penduduk asli Asia tenggara dan Australia aborigin?

Atau apakah manusia-manusia prehistori merupakan nenek moyang penduduk asli Asia tenggara saja atau nenek moyang dari Proto Malay (ada juga yang menyebutkan Proto Sunda)?.

Apakah manusia sudah ada pada masa 100-30 ribu tahun yl di wilayah Asia tenggara?
Mengenai bagaimana karakter morfologi tengkorak dan apakah ras atau tipe manusia-manusia yang hidup pada akhir Plestosen terutamanya pada masa antara 100-30 ribu tahun yl yang disebut Proto-Australoid, belum diketahui dikarenakan fosil-fosil manusia yang hidup pada masa itu belum pernah diketemukan hingga saat ini bukan saja di kawasan Indonesia tetapi juga di kawasan Asia.

Tetapi berdasarkan kepada temuan-temuan yang diduga merupakan sisa-sisa kehidupan manusia di suatu guha di Punung, Jawa timur yang mempunyai keantikan sekitar 80 ribu th yl dan juga bukti-bukti arkeologi di Australia yang mempunyai keantikan antara 60-38 ribu tahun yl, para peneliti menduga bahwa manusia telah hadir di Indonesia sejak 70 ribu tahun yl

Walaupun bukti fosilnya belum pernah diketemukan hingga saat ini diperkirakan morfologi tengkoraknya mirip dengan tengkorak Skhul V dan Qafzeh yang diketemukan di Asia barat (Israel).

KEANTIKAN SKHUL & QAFZEH?

Perkiraan ini didasarkan kepada morfologi kedua tengkorak ini umum tersebar tidak hanya di kawasan Asia barat saja tetapi juga di Asia timur (misalnya Upper Cave 1) dan Eropa. Dengan kata lain morfologi manusia-manusia yang hidup pada masa sebelum 70 ribu th yl relatif sama atau homogen disemua tempat di dunia ini dan oleh karena itu morfologinya disebut “generalized morphologi Homo sapiens” atau disingkat GM.

Jika diperhatikan dan diperbandingkan morfologi tengkorak fosil Minatogawa-1 dari Jepang dengan dengan fosil-fosil dari Indonesia (Wajak) dan dari Cina (Upper Cave dan Liujiang), tampak bahwa morfologi tengkorak Minatogawa-1 lebih kasar dan ini menandakan pada fosil menyimpan karakter/sifat primitif. Sifat ini diperkirakan hasil warisan dari manusia yang hidup lebih tua dari Minatogawa yaitu kl 30-40 ribu th yl.

Kemudian jika diperhatikan dan dibandingkan morfologi tengkorak dari manusia yang sekarang terutamanya tengkorak orang-orang Australia aborigin dan

BGM KARAKTER GM?

Tipe Sahul khususnya morfologi tengkorak orang2x Australian aborigin mempunyai sedikit karakter-karakter GM antaralain ukuran gigi yang besar, tulang muka agak menonjol dan ukuran kepala kecil. Sedangkan tipe Sunda dikarenakan proses neoteny? Morfologinya berbeda dengan GM.

Di kawasan Australia dan Asia fosil-fosil manusia yang berkarakter GM ini antaralain:
UC-1 (Upper Cave 1) dari Cina, Keilor, Kow Swamp dan Mungo yang kesemuanya berasal dari Australia.

Karakter GM ini diperkirakan mulai menghilang pada masa 20-12 ribu tahun yl dan digantikan dengan kemunculan morfologi Proto-Sunda khususnya di bagian barat Wallacea.

Sedangkan di bagian timur dari garis Weber, terjadinya kenaikan muka laut kl 10 ribu tahun yl dan menyebabkan terpisahnya hubungan antara benua Australia dengan Papua. Sebagai akibatnya Australia menjadi suatu kawasan yang terisolasi dan karakter GM berkembang dibawah pengaruh kondisi lingkungan tertentu.

Sebaliknya karakter GM di Papua berkembang dengan cara lain yaitu dipengaruhi oleh aliran gen dari barat. Oleh karena itu dari segi morfologi tengkoraknya walaupun termasuk tipe Sahul tetapi ada sedikit kesamaan dengan tipe Sunda.

Di kawasan sebelah barat garis Wallacea khususnya di pulau Jawa karakter mofologi Proto-Sunda yang kasar berubah menjadi tipe Sunda yang lebih halus. Menurut sebagian ahli perubahan ini disebabkan oleh perkembangan cara hidup bertani atau perubahan iklim.

Lebih jauh Storm mengatakan perubahan ini disebabkan oleh adanya proses mikro evolusi dari Wajak kepada manusia di pulau Jawa dan sekitarnya. Proses ini disebabkan oleh bertambahnya jumlah manusia, kenaikan temperatur, berubahnya cara hidup dan berbagai aspek yang mempengaruhi kehidupan manusia.

[6oct03Sn] Asal-usul orang Melayu
Tidak ada yang dapat menjelaskan secara pasti kapan istilah kata Melayu ini mulai digunakan. Ditinjau dari segi bahasa, orang-orang atau masyarakat Melayu adalah sekumpulan orang yang menggunakan suatu bahasa yang termasuk kedalam rumpun bahasa Austranesia yang digunakan oleh sebagian besar penduduk di Asia tenggara.

Budaya orang-orang Melayu dianggap pertama kali berkembang di Sumatra selatan pada masa kejayaan kerajaan Sriwijaya dan mencapai puncaknya pada jaman kejayaan kerajaan Malaka (1400-1699) (Ensik sejarah & kebudayaan Melayu, 1998).

Di Malaysia istilah orang Melayu mempunyai arti yang lebih khusus lagi yaitu kelompok masyarakat yang berbahasa Melayu, mengamalkan adat Melayu dan beragama Islam. Dengan demikian cirri Islam itu identik dengan cirri ke-Melayu-an bagi kelompok Melayu di Malaysia dan Brunai. Tetapi dalam perkembangan terakhir telah terjadi pemisahan konsepsi antara konsep etik Melayu dengan konsep agama Islam.

Sejarah perkembangan manusia di Asia tenggara
Jika kita membicarakan mengenai asal usul orang-orang Melayu maka kita secara otomatis kita membicarakan sejarah perkembangan manusia di kawasan Asia tenggara khusnya manusia atau orang-orang yang termasuk berfenotipe Mongoloid selatan.

Wilayah Asia tenggara meliputi kawasan yang luas, meliputi semua pulau di Indonesia, Malaysia dan juga Philipina. Penduduk di kawasan ini dapat dibagi menjadi dua fenotipe atau ras yaitu fenotipe Mongoloid (tepatnya Mongoloid selatan untuk membedakannya dengan Mongoloid utara) dan fenotipe Australoid (Australo-Melanesia).

Berdasarkan geografi, manusia-manusia tipe Mongoloid selatan (ada yang menyebutnya sebagai tipe Sunda) menempati bekas kawasan paparan Sunda yang antaralain meliputi Sumatra, Semenanjung Malaysia, Jawa dan Kalimantan atau (sementara ada orang lain ada yang mengatakan) di pulau-pulau yang berada disebelah garis Wallacea. Dan manusia-manusia Australoid (disebut juga tipe Sahul) menempati bekas kawasan paparan Sahul yang meliputi pulau-pulau di wilayah Indonesia timur dan Australia atau disebelah timur dari garis Weber.

Tetapi di dalam kawasan bekas paparan Sunda ini terdapat sejumlah populasi manusia yang dari segi bahasanya tidak termasuk kedalam rumpun bahasa Austronesia. Mereka itu adalah orang-orang Negrito yang mendiami wilayah semenanjung Malaysia dan Philipina. Populasi mereka tidak besar dan bahasa yang digunakan termasuk kedalam rumpun bahasa Austro-Asia.

Sumber: banyol1; disk2-23may04
___________________________________________
[24mar12St]
^^ Posisi mns: taksonomi
^^ Kehidupan Mns Plestosen
^^ Konsep evolusi Darwin
^^ Asal-usul mns
^^ Alat batu
^^ Bgm hewan bermigrasi
^^ 2 tipe cranium
^^ Sundadont dan Sinodont
^^ Nenek moyang mns
^^ Kota jaman Neolitik

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s