Konsep evolusi Darwin

Charles Robert Darwin yang lahir tahun 1809 (abad 19) dan meninggal tahun 1882 pada usia 73 tahun adalah pencetus konsep evolusi biologi.

Menurut dia (ditulis dalam bukunya “The origin of species by means of natural selection”, terbit pada tahun 1859) mahluk hidup yang sekarang yang bentuknya beraneka-ragam berasal dari satu nenek moyang/species yang sederhana bentuknya. Mahluk hidup yang sederhana ini, sejalan dengan waktu geologi (waktu yang sangat lama), berevolusi melalui proses seleksi alam menjadi mahluk yang beraneka-ragam jenis dan bentuknya. Species yang mampu bertahan terhadap rintangan alam (misalnya penyakit, makanan yang terbatas, bencana alam dll) akan terus hidup sedangkan yang tidak mampu akan punah. Ilmu yang membahas sejarah perkembangan setiap mahluk ditinjau dari sudut evolusi disebut phylogeny.

Konsep yang mirip dengan konsepnya Darwin ternyata pernah dikemukakan oleh Alfred Russel Wallace dari Inggris yang hidup semasa dengan Darwin. Dia (Wallace) mendasarkan konsep seleksi alamiahnya kepada pengamatannya sewaktu membuat dokumentasi spesies di beberapa pulau di Indonesia. Menurut dia jenis spesies hewan yang terdapat di bagian barat dan timur kepulauan Indonesia itu sangat berbeda, karena itu dia menciptakan garis Wallace (Wallace’s line) yaitu garis yang membagi antara fauna Asia di barat dengan fauna Australia di timur. Wallace kemudian menginformasikan idenya itu kepada Darwin pada tahun 1857 dan selanjutnya dia termasuk salah satu penyokong konsep Darwin.

Lahirnya konsep evolusi biologi Darwin ini sedikit atau banyak dipengaruhi oleh hasil pemikiran dua orang sarjana yang hidup sejaman dengan Darwin yaitu Thomas Malthus (seorang pendeta dan ahli ekonomi) dan Charles Lyell (seorang ahli geologi).

Thomas Malthus adalah seorang pendeta dan ahli ekonomi berkebangsaan Inggris. Lahir pada tahun 1766 dan meningal pada tahun 1834 pada usia 68 tahun. Dia mengatakan bahwa pertumbuhan populasi selalu lebih cepat dibandingkan dengan ketersediaan bahan makanan. Pertumbuhan populasi tumbuh secara deret ukur (geometrically) sedangkan ketersediaan bahan makanan berkembang menurut deret hitung (arithmetically).

Berdasarkan ide Maltus tersebut, Darwin berargumentasi bahwa dengan terbatasnya jumlah makanan yang tersedia maka setiap mahluk hidup akan bersaing satu sama lain untuk mendapatkannya. Mahluk yang kuat atau berjumlah besar akan lebih sukses hidupnya dibandingkan dengan mahluk yang lemah atau sedikit jumlahnya. Keterbatasan akan jumlah makanan di alam inilah yang oleh Darwin merupakan salah satu faktor seleksi alam.

Charles Lyell adalah seorang ahli geologi berkebangsaan Skotlandia. Lahir pada tahun 1797 dan meninggal pada tahun 1875 pada usia 78 tahun. Dia berfikiran bahwa proses alam yang berjalan lambat dan lama (waktu geologi) seperti halnya pengikisan yang dilakukan oleh sungai atau proses erosi oleh air atau angin, akan mengakibatkan perubahan morfologi bentang alam yang cukup besar. Gagasan Lyell ini dipakai oleh Darwin untuk menerangkan keaneragaman mahluk hidup yang diakibatkan karena proses evolusi.

Pandangan Darwin yang berhubungan dengan asal-usul manusia dipengaruhi oleh pendapat Thomas Huxley pada tahun 1863. Pandangan ini dikemukakannya didalam bukunya yaitu “The descent of man and selection in relation to sex” yang diterbitkan pada tahu 1871, bahwa mahluk yang merupakan nenek moyang manusia kemungkinan besar pernah hidup di Afrika karena di benua ini dijumpai kerabat terdekat manusia yaitu chimpanzee dan gorilla. Hal ini dia tidak kemukakan di dalam bukunya yang terbit pada tahun 1859 “The origin of species by means of natural selection”

Sumber: belon tak kasi ngaran (disk3-umum1)

Dubois collection, Naturalis, 15.10.10.J

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s