Bgm hewan bermigrasi pd jaman Plestosen?

Sekarang ini ujung timur paparan Sunda ditandai dg suatu garis yang disebut garis Wallacea. Garis ini terletak diantara Kalimantan dan Sulawesi dan ant Bali dan Lombok.

Pd jaman Pleistosen (jaman es) terjd susut laut shg sebagian besar paparan Sunda muncul ke permukaan. Melalui daratan yg muncul inilah hewan2 dr daratan Asia bermigrasi ke wilayah Sumatra, Jawa dan Kalimantan. Hewan2 tsb tdk bisa bermigrasi ke Sulawesi krn adanya selat Makasar yg lebar dan dlm. Tetapi hewan2 tsb bisa mencapai Indonesia timur (Flores dan Timor) melalui kepulauan Sunda kecil (lesser Sunda island).

Keberadaan hewan2 di kawasan Indo-Malaysia, seperti gajah, orang utan dsb, sdh ada sejak jaman Plestosen. Gajah sdh tdk ada lagi di Jawa, tetapi fosil mrk banyak ditemukan di dlm fauna Jetis dan Trinil.

Sumber:
Hooijer, D.A. 1975. Quaternary mammals West and East of Wallace’s line. Netherlands Journal of Zoology 25(1): 46-56

#######################################################
[30des12M vbm]
Biostratigrafi berdasarkan fosil mamalia
Sondaar (1984) mengusulkan 7 kumpulan fauna yg hidup pada jaman Plio-Plestosen yaitu (mulai dari tua ke muda): 1) Fauna Satir; (2) Fauna Cisaat; (3) Fauna Trinil HK; (4) Fauna Kdbrubus; (5) Fauna Ngandong; (6) Fauna Punung; (7) Fauna Wajak.

Berdasarkan ketujuh kumpulan fauna tsb, kita bisa merekonstruksi bagaimana paleo-geografi (bentuk bentang alam purba) & paleo-iklim pada jaman Plio-Plestosen tsb. Menurut Verstappen (1975: in Sondaar 1984:226), paleo-geografi kepulauan Indonesia pada jaman Plestosen banyak dipengaruhi oleh naik-turunnya muka laut (sea level change).

Fauna Satir
Lokasi fauna ini terletak di Kaliglagah, Bumiayu. Kumpulan hewan pada fauna ini kurang beragam (dalam tingkat spesies). Ciri dari fauna Satir adalah muncul dan punahnya Mastodon bumiajuensis. Selain itu dijumpai juga Hexaprotodon simplex dan jenis rusa.

Karena fauna ini memiliki keragaman spesies yg kecil maka diinterpretasikan kumpulan hewan dlm fauna Satir hidup disuatu kepulauan (kecil) yg terpisah dari daratan besar (disebut isolated island) (Sondaar 1981).

Fauna Cisaat
Lokasi fauna ini terletak di Cisaat, Bumiayu. Seperti halnya fauna Satir, kumpulan hewan pada fauna ini kurang beragam (dalam tingkat spesies). Fauna ini dicirikan oleh munculnya Stegodon trigonocephalus. Selain itu dijumpai jenis lain dari Hexaprotodon yaitu H.sivalensis dan melimpahnya jenis rusa, sementara itu, jenis bovid jumlahnya sedikit. Jenis carnivore juga dijumpai dlm fauna ini yaitu Panthera trinilensis.

Karena fauna ini memiliki keragaman spesies yg kecil maka diinterpretasikan kumpulan hewan dlm fauna Cisaat hidup disuatu kepulauan (kecil) yg terpisah dari daratan besar (disebut isolated island) (Sondaar 1981).

Karena dijumpainya Stegodon & Panthera maka diintepretasikan terdapatnya suatu jembatan yg menghubungi daratan besar dengan kepulauan sehingga beberapa hewan dari daratan besar bias bermigrasi ke kepulauan. Terbentuknya jembatan tersebut mungkin disebabkan oleh turunnya muka air laut.

Fauna Trinil HK
Kumpulan fauna ini berasal dr Trinil yaitu dr lapisan Haupt-Knochenschicht (p.225). Keragaman spesies hewan2 disini masih miskin/kurang tetapi lebih beragam dp fauna Cisaat. Perbedaannya dg fauna Cisaat adalah pd fauna Trinil HK jumlah jenis bovid lebih banyak & dijumpai (banyak) hewan2 endemik misalnya Duboisia santeng?). Berdasarkan kepada miskinnya keragaman spesies maka kumpulan hewan pd fauna Trinil HK masih hidup di suatu kepulauan dan berdasarkan kepada melimpahnya jenis bovid mengindikasikan iklim pd saat itu adl kering (mg berkaitan dg jaman es). Menurut De Vos hewan2 pd fauna Trinil HK hidup pd lingkungan open woodland (APA ITU?)

Pada jamannya fauna Trinil HK ini arus migrasi dari daratan besar masuh terus berlangsung.

Fauna Kdbrubus
Fauna ini dicirikan dengan munculnya hewan2 tertentu spt Stegodon hypsilophus, Epileptobos, Tapirus, Elephas hysudrindicus, Hyena & Rhinoceros kendengindicus. Ciri lainx adalah secara umum hewan2 disini bersifat “mainland” dan jumlah large bovid jg melimpah. Atas dasar ini maka diinterpretasikan bhw pd saat itu telah terjd arus migrasi hewan dr daratan ke kepulauan. Atas dasar jml bovid yg melimpah maka iklim pd saat itu jg kering. Pertanyaannya bgm perbedaan iklim ant fauna Trinil HK & Kdbrubus?

Fauna Ngandong
Fauna ini secara umum mirip dg fauna Kdbrubus. Demikian pula halx dg lingkungan & iklim yaitu hewan2 pd fauna Ngandong hidup pd lingkungan open wood yang mempunayi iklim yg kering. Dg dmk fauna Ngandong (juga fauna Trinil HK & Kdbrubus) hidup pd jaman es. Pertanyaannya bgm perbedaan iklim ant fauna Trinil HK, Kdbrubus & Ngandong?

Fauna Punung
Kandungan hewan2 di fauna ini sangat berbeda dg fauna2 sebelumx. Stegodon & Elephas hysudrindicus yg menjd ciri fauna Kdbrubus & Ngandong tdk mucul pd fauna ini. Sementara itu jenis gajah yg lain yaitu Elephas maximus mulai muncul pd fauna Punung & jg Sus sittatus. Yg lebih menarik lagi adl ditemukanx banyak fosil2 orang utan. Hal ini mengindikasikan bhw pd jamanx fauna Punung ini terjdx faunal turnover. Selanjutx berdasarka kpd kehadiran fosil2 pongo tsb, De Vos berkesimpulan bhw hewan2 pd fauna Punung hidup lingkungan hutan tropis pd jaman interglasial.

Fauna Wajak
Pada fauna ini tdk ditemukan fosil Elephas. Menurut De Vos (1983), fauna Wajak hidup pd lingkungan open wood land & beriklim kering yg lebih dingin dp skg.
[18 December 2010.St cipedes]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s