Paleon & Geol Sejarah

@CARROLL 1988 (24/1-07.R)

Pendapat Eldredge, Gould & Stanley (dlm Carroll 1988:590):
1]Perubahan morfologi terjd pd waktu speciation atau cladogenesis WHAT IS THAT? Adalah salah satu dari dua proses (yi phyletic evolution atau anagenesis) yang menyebabkan terjadinya perubahan yg bersifat evolutif (evolutionary change) (dlm Carroll 1988:570)
2] POLA EVOLUSI: The fossil record shows that rates of evolution are extremely variable, rather than consistenly following either a gradualistic pattern or a punctuated pattern
3] UMUR SPESIES: Species have an estimated longevity (umur panjang) ranging from 200,000 to several million years
4] METEOR PENYEBAB KEPUNAHAN TAK YAKIN: The fossil record of vertebrates does not show convincing evidence of recurrent (yg berulang lagi) catastrophic extinction as a result of extraterrestrial (space, outer space) factors. Ttp unt kepunahan hewan laut pnyebabx mg adl meteor dll spt yg diungkapkan o/ Raup & Sepkoski (1984): argue that these major extinction event recurrent (yg berulang lg), with a periodicity of approximately 26 million years, suggesting a single, probably extraterrestrial (space, outer space) cause
5] PERUB LING ADL PENYEBAB KEPUNAHAN: competition & changes in the physical environment are probably important factors that lead to extinction over the longer scale of the fossil record, although they are difficult to demonstrate

@ EXTINCTION (24/1-07R)
Setiap vertebrata akan mengalami kepunahan krn perub lingkungan atau mereka hidup dlm lingkungan yg terisolasi shg persaingan ant genera menjd lebih ketat. Kepunahan tsb bisa terjadi pada suatu tempat dan masa tertentu dmn di sana banyak terdapat banyak genera & species & tdk semua genera atau species tsb akan punah karena sebagian dari genera & species tsb akan bermigrasi menghindar dari kondisi yg tdk menyenangkan. Sedangkan genera yg tetap tinggal lambat-laun akan punah. Dalam kumpulan genera tsb, genera atau species yg memiliki morfologi yg mirip cenderung salah satunya akan punah lebih dulu, karena adanya persaingan memperebutkan makanan atau juga salah satunya tdk tahan dg perubahan lingkungan APA CONTOHNYA? INI JG BERLAKU DLM ISLAM DMN KITA DIHRSKAN HIJRAH (Carroll 1988:587-588)
________________________________________________________
Sukandarrumidi & Datun 1980 [15-6-14M vbm]
PALEOZOIKUM
#Pegunungan: pantai samudra Atlantik di Amerika utara & Eropa, peg Variscia, peg sepanjang pantai Australia, Tiongkok & Siberia [p.3]
#Gol verte sdh ada & berlanjut sd Mesoz
#Perkembangan gol inver selama Paleoz > selama Mesoz
#Inver Paleoz: Trilobita, Tetracoralla, Graptozoa (berkembang selama Ordo & Silur), Blastoida (selama Kambrium)
#Phylum moluska bukan fosil penunjuk pd Paleoz
#Akhir Paleoz ditandai dg adax OROGENESA walaupun fenomena hanya terdpt dibbrp tempat sj

MESOZOIKUM
#Terbnt geosin Tethys, geosin Circumpasifik disekel samudra Pasifik
#Selama Mesoz phylum moluska lbh berkembang mis genus Halobia & Daonella
#Tdd 3 zaman: Trias, Yura & Kapur

TRIAS 252-200mya (52jt th) [p.4-17]
#Friedrich August von Alberti (Jerman 1834)
#Ant Perm & Trias dibedakan o/ kandungan fosilx tetapi hal ini tdk terdpt disemua tempat & oleh krn itu muncul istilah Permo-Trias (umumx berkembang di daerah Gondwana)
#Tdd sedimen laut, darat & geosin
[Ref:http://paleobiology.si.edu/geotime/main/htmlversion/triassic1.html]
#southern Germany: the Bunter(lower),Muschelkalk (middle) & Keuper (upper)
#At the start of the Triassic, 252 million years ago, the equatorial supercontinent of Pangea completed its formation as the final continents collided with the mainland. Polar ice caps were absent and sea level remained fairly low and stable. The climate was generally warm and arid, but moist river and lake environments sustained gymnosperm forests and large amphibians. Nevertheless, life on Earth was sparse. Only a few types of animals and plants were left after the great mass extinction at the end of the Permian, and sea life in particular was severely depleted. The repopulation of Pangea had meager beginnings, and the rediversification of life took 4–6 million years. The Early Triassic is characterized by low diversity in both marine and terrestrial habitats, but by the Middle or Late Triassic diversity had rebounded in most environments.
#The first dinosaurs appeared in the early Late Triassic alongside the first flying reptiles (pterosaurs), crocodyliforms, turtles, frogs, and mammals. Terrestrial vegetation was dominated in many areas by conifers, seed ferns, & cycads. In the oceans, invertebrates such as echinoderms & corals evolved into many new species. They lived among a great variety of mollusks (such as clams and snails), sharks, & the first marine reptiles. By the end of the Triassic, the first rumblings [suara gaduh] of Pangea’s splitting apart had begun
#Defining Characteristics:
• Early Triassic: the start of life’s remarkable recovery after the end-Permian extinction
• the origin and rise of dinosaurs and the first mammals in the Middle to Late Triassic
#Secondary Characteristics:
• the emergence of giant marine reptiles (ichthyosaurs) and the rapid diversification of cephalopod ammonites in the oceans
• the first truly modern coral reefs in the Middle Triassic
________________________________________________________
@GONDWANA [15-6-14M vbm]
Gondwana adalah benua raksasa di belahan bumi selatan yang merupakan daratan luas yang terbentuk dari massa daratan benua Antartika, Afrika, Amerika Selatan, Australia, pulau Irian, Selandia Baru, Kaledonia Baru, India dan Madagaskar pada masa kini. (benua raksasa lainnya, Laurasia, yang berada pada belahan bumi utara, merupakan daratan luas yang terbentuk dari massa daratan benua Asia, Eropa dan Amerika Utara pada masa kini).

Walaupun Gondwana terletak pada wilayah Antartika pada masa kini, namun iklimnya pada masa tersebut lebih hangat dengan banyak macam varietas flora dan fauna selama jutaan tahun. Hal itu dimungkinkan karena pada masa Mesozoik, iklim rata-rata dunia pada masa tersebut lebih hangat dibanding sekarang.

Supercontinent mulai terpecah pecah pada masa Jura (Jurassic) (sekitar 160 juta tahun yang lampau), diawali dengan benua Afrika terpisah menuju arah utara secara perlahan. Kemudian blok daratan besar, yang saat ini dikenal sebagai anak benua India, memisahkan diri dari supercontinent pada masa Kapur (Cretaceous) awal sekitar 125jt th yl. Daratan berikut yang memisahkan diri adalah yang dikenal sekarang sebagai Selandia Baru, pada masa sekitar 80 juta tahun yang lampau; diikuti daratan benua Australia dan pulau Irian bergerak menuju arah utara sekitar 55 juta tahun yang lampau.
[Ref: http://id.wikipedia.org/wiki/Gondwana]
________________________________________________________
@PANGEA [15-6-14M vbm]
Pangea atau Pangaea adalah super benua yang ada selama era akhir Paleozoikum dan awal Mesozoikum, terbentuk sekitar 300jt th yl & mulai retak sekitar 200jt th yl, sebelum komponen benua dipisahkan menjadi konfigurasi mereka saat ini.Pangea dikelilingi oleh lautan global yang bernama Panthalassa.

Nama Pangea berasal dari Yunani Kuno, (πᾶν) pan “seluruh” dan Gaia (Γαῖα) yang berarti “bumi”.Nama itu diciptakan pada simposium 1927 dibahas Alfred Wegener tentang teori pergeseran benua. Dalam bukunya The Origin of Continents and Oceans (Die Entstehung der Kontinente und Ozeane), pertama kali diterbitkan pada tahun 1915, ia menduga bahwa semua benua pada satu waktu pernah membentuk super benua tunggal yang ia sebut “Urkontinent”, sebelum kemudian pecah dan hanyut ke lokasi mereka saat ini.
[Ref: http://id.wikipedia.org/wiki/Pangea]
________________________________________________________
@Raup & Stanley 1971 [17nov09Sl vbm; 15jun14M vbm]
p.193
Paleoecology is the study of interrelationships between fossilized organisms and their environment. In its strict sense, paleoecology concerns only the interval between the organism’s birth and death (p.245).

By paleoecological study we expect we can unravel (solve, find an answer) the history of life on earth. But the problem is most detailed paleoecological analysis are limited to short geologic time intervals & geographic area. Moreover, there are often gaps in the stratigraphic record & also fossil don’t provide complex biologic information from many such analysis can help us to attain our goal in understanding the history of life & environments in earth in in general.

LOHAT p.238, 156, 240, 245
________________________________________________________

-|/\|–|/\|–|/\|–|/\|–|/\|–|/\|–|/\|-|/\|-|/\|-|/\|-
















































































































Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s